Mungkinkah Tertawa

Haruskah ku padamkan.. kedukaan ini.. dengan titis airmata.. dan menyayat hati.. ataupun biar dalam.. keadaan bergini.. Haruskah diriku.. kembali disini.. di depan dirimu.. yang tiada suri.. mungkinkah tertawa.. aku menanti diri.. Aku bertanya pada.. diri oh mengapa.. mengapa kita setiai.. kehidupan.. aku tersiksa.. Sejambak kasih bekal harapan.. terhapus di pertengahan jalan.. gugur bagaikan dedaunan.. tercemar kehormatan cinta.. Apa salahku.. hingga.. kau paling pada aku.. Aku bertanya pada.. diri oh mengapa.. mengapa kita setiai.. kehidupan.. aku tersiksa..

Sendiri Menyepi...

Sendiri menyepi.. Tenggelam dalam renungan.. Ada apa aku seakan ku jauh dari ketenangan.. Perlahan ku cari.. Mengapa diriku hampa.. Mungkin ada salah.. Mungkin ku tersesat.. Mungkin dan mungkin lagi.. Aku merasa.. Sendiri menyepi.. Ingin ku menangis.. Menyesali diri.. Mengapa terjadi.. Sampai bila ku begini.. Resah tak bertepi.. Kembalikan aku pada cahayaMU.. Yang sempat menyala.. Benderang di dalam hidupku.. Ku ingin cahayaMu.. Mendekati hidup ku..

Jumaat, 14 Jun 2013

Wings (Joe) -Lupakanlah


Kisah silam dah berlalu
Tinggal kau dan aku
Menagih kasih yang dijanjikan

Datanglah kau kepada ku
Berikan hatiku
Padamu kasih aku curahkan

Air yang mengalir
Tidak dapat aku hentikan
Selagi kau sangsi kan diriku
Yang menyayangi dirimu
Mengertilah sayang

Satu diriku untukmu
Usahlah kau ragu
Cahaya mu kasih dalam genggaman

Akan ku bina
Mahligai kota untuk kita
Disaksikan malam yang melambai
Akan aku buktikan untuk mu
Tanda kebesaran

Pengorbanan mu kasih
Takkan aku siakan
Akan aku buktikan

Satu diriku untukmu
Usahlah kau ragu
Cahaya mu kasih dalam genggaman

Air yang mengalir
Tidak dapat aku hentikan
Selagi kau sangsi kan diriku
Yang menyayangi dirimu
Mengertilah kasih

Kan ku bina mahligai kota untuk kita
Bersaksikan malam yang terang
Akan ku buktikan kepadamu
Tanda kejujuran
Catat Ulasan