Mungkinkah Tertawa

Haruskah ku padamkan.. kedukaan ini.. dengan titis airmata.. dan menyayat hati.. ataupun biar dalam.. keadaan bergini.. Haruskah diriku.. kembali disini.. di depan dirimu.. yang tiada suri.. mungkinkah tertawa.. aku menanti diri.. Aku bertanya pada.. diri oh mengapa.. mengapa kita setiai.. kehidupan.. aku tersiksa.. Sejambak kasih bekal harapan.. terhapus di pertengahan jalan.. gugur bagaikan dedaunan.. tercemar kehormatan cinta.. Apa salahku.. hingga.. kau paling pada aku.. Aku bertanya pada.. diri oh mengapa.. mengapa kita setiai.. kehidupan.. aku tersiksa..

Sendiri Menyepi...

Sendiri menyepi.. Tenggelam dalam renungan.. Ada apa aku seakan ku jauh dari ketenangan.. Perlahan ku cari.. Mengapa diriku hampa.. Mungkin ada salah.. Mungkin ku tersesat.. Mungkin dan mungkin lagi.. Aku merasa.. Sendiri menyepi.. Ingin ku menangis.. Menyesali diri.. Mengapa terjadi.. Sampai bila ku begini.. Resah tak bertepi.. Kembalikan aku pada cahayaMU.. Yang sempat menyala.. Benderang di dalam hidupku.. Ku ingin cahayaMu.. Mendekati hidup ku..

Isnin, 4 Februari 2013

Sahabat ini Dialog kakak bersama adik kandungnya..



Bismillahirrahmaanirrahiim

Kak,kenapa mencintai seseorang harus cukup cintai dia dalam diam dari kejauhan dengan kesederhaan dan keikhlasan,tanpa mengungkapkan kepadanya..Nanti dia jadi milik orang lain lagi kak..

”Itu cara islam yang sebenarnya adikku,Kamu tahu siapa yang membuat hatimu ingin mencintainya,..ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala kak..”.

Terus yang ingin di cintai kamu milik siapa dik?.ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala kak.

 ”Untuk itulah cintai ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala,maka ALLAH akan menuntun hatinya untukmu,bila kamu mencintai dalam diam tanpa mencurahkan kepada dia,tapi curahkan kepada ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala bahwa kamu mencintainya..

Bila ia bukan untukmu,maka ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala akan memberikan gantinya yang terbaik untukmu karna kamu berusaha untuk bersabar.

Coba kamu bayangkan dik,bila kamu ungkapkan itu kepadanya dan ia bukan untukmu terus kamu putus, selain sakit hati apa yg kamu dapatkan..tentu dosa yg kamu perbuat.”

 Berusahalah bersabar dgn rasamu itu,bila kamu sudah siap mengarungi kehidupan rumah tangga,maka ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala akan menghadirkannya untukmu dik.” Lebih indah kalau pacaran setelah menikah dik.”...

Salam santun salam Ukhuwah fillah...
Catat Ulasan