Mungkinkah Tertawa

Haruskah ku padamkan.. kedukaan ini.. dengan titis airmata.. dan menyayat hati.. ataupun biar dalam.. keadaan bergini.. Haruskah diriku.. kembali disini.. di depan dirimu.. yang tiada suri.. mungkinkah tertawa.. aku menanti diri.. Aku bertanya pada.. diri oh mengapa.. mengapa kita setiai.. kehidupan.. aku tersiksa.. Sejambak kasih bekal harapan.. terhapus di pertengahan jalan.. gugur bagaikan dedaunan.. tercemar kehormatan cinta.. Apa salahku.. hingga.. kau paling pada aku.. Aku bertanya pada.. diri oh mengapa.. mengapa kita setiai.. kehidupan.. aku tersiksa..

Sendiri Menyepi...

Sendiri menyepi.. Tenggelam dalam renungan.. Ada apa aku seakan ku jauh dari ketenangan.. Perlahan ku cari.. Mengapa diriku hampa.. Mungkin ada salah.. Mungkin ku tersesat.. Mungkin dan mungkin lagi.. Aku merasa.. Sendiri menyepi.. Ingin ku menangis.. Menyesali diri.. Mengapa terjadi.. Sampai bila ku begini.. Resah tak bertepi.. Kembalikan aku pada cahayaMU.. Yang sempat menyala.. Benderang di dalam hidupku.. Ku ingin cahayaMu.. Mendekati hidup ku..

Isnin, 11 Mei 2015

Pilunya hati ini resah dan sepi
Engkau yang ku sayangi berlalu pergi
Rembulan tiada berseri
Seakan turut mengerti..

Ku abadikan kisah cinta kita berdua
Diiringi himpunan doa yang terdaya
Demi engkau berbahagia
Biarku terus begini..

Kehancuran di hati kini aku sendiri
Kini telah terjadi takkan kusesali
Kan ku bawa cinta suci ke akhir nanti
Pergimu tak kembali sepi hati ini..

Hanya tinggal mimpi-mimpi
Tiada lagi bersemi..

Pilunya hati ini resah dan sepi..
Suka ·  · Stop Notifications · Promosi · 

     Al-Fatiah Buat Arwah Isteriku Norain Binti Othman 
     21/02/2014 Jumaat 8.50 Malam

Jumaat, 8 Mei 2015

Malam kian melangkah pergi
Masih aku sendiri termanggu dalam sepi
Dalam kelam hadir bayangmu
Bagai mengundang mimpi
Saat kau dan aku
Sayangnya kau tiada disisiku 

Masih terbayang segalanya
Bagaikan semuanya mimpi belaka
Hilang tak mungkin kan kembali
Merubah yang tersurat dalam hidupku
Kau pergi tak kembali selamanya

Walau berkali kutangisi
Tak mungkin kau kan kembali
Ku tak berdaya mengharungi sendiri
Tanpamu hidupku tak bererti
Hari berlalu kau kian jauh
Di alam abadi dipusaramu

Hanya doa yang kuiringkan
Dalam hiba aku tangiskan
Hilang tiada pengganti
Permata yang berharga dalam hidupku

Segalanya datang dan pergi
Kutahu sukar bagiku
Menelan kenyataan
Tapi telah tertulis untuk dirimu

Hari kian silih berganti
Masih aku sendiri termanggu dalam sepi
Dalam kepekatan malamku
Ku lihat lambaianmu dari syurgawi memanggilku
Suka ·  · Stop Notifications · Promosi · 

    Al-Fatiah Buat Arwah Isteriku Norain Binti Othman 
    21/02/2014 Jumaat 8.50 Malam

Khamis, 7 Mei 2015

Di lingkaran diamku termanggu
Terkenangkan kembali
Saat indah aku bersamamu
Dibelai cinta suci

Sewaktu kelukaan hatiku
Kau datang dan memberi
Taburan bungan cinta sucimu
Harum subur dihati

Tapi kini kau pergi
Tinggalkan aku sendiri
Mengusir sepi, mengusir rindu
Terpisah selama-lamanya
Kau pergi dariku

Titisan airmata dipipiku
Memanjat doa suci
Saat indah aku bersamamu
Masih tetap di hati

Cintaku masih untukmu
Rinduku masih padamu
Biarpun kita terpisah jiwa
Namamu tetap dikalbu

Kusemadikan cintaku
Didalam doa kudusku
Kepada Tuhan aku meminta
Damailah engkau di sana
Mengadap Tuhan yang Maha Esa


    Al-Fatiah Buat Arwah Isteriku Norain Binti Othman 
    21/02/2014 Jumaat 8.50 Malam

Suka ·  · Stop Notifications · Promosi · 





  • Dhom Ynas

Rabu, 6 Mei 2015

Air mata yang berderai
Siapa yang menghapuskan
Hati kering dan gersang
Siapa yang meneduhkan

Sedangkan kau yang ku sayang
Telah pergi dari ku
Dengan cinta
Dan harapan
Hidupku... oh sayang

Tiada lagi ku dengar kidungmu
Tiada lagi derai tawamu
Hanya kesepian
Yang kian mencengkam
Jiwaku
Malam-malam dingin membeku
Hari-hari kian kelabu
Dalam doa kudus
Ku sebut nama mu
Cinta ku

Oh sayang
Damailah
Kau di sana
Di sis
Tuhan
yang Esa
Suka ·  · Stop Notifications · Promosi · 
  • Al-Fatiah Buat Arwah Isteriku Norain Binti Othman 
    21/02/2014 Jumaat 8.50 Malam